Berikut Senjata Tradisional Khas Papua yang Harus Kamu Ketahui

Busur dan Panah merupakan salah satu senjata tradisional Papua

Tanah Papua dikenal sebagai daerah yang memiliki pesona alam yang sangat indah. Karena keindahan alamnya, Papua mempunyai berbagai destinasi wisata yang sering dikunjungi oleh wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Tidak hanya soal destinasi wisata saja, Papua juga terkenal dengan budayanya yang kental dan masih tradisional.

Menyinggung soal tradisional, masyarakat yang hidup di pedalaman Papua masih memanfaatkan berbagai bahan alami dan sangat natural untuk memenuhi kehidupan sehari-hari, termasuk soal senjata yang digunakan. Nah, kali ini kita akan membahas mengenai senjata tradisional khas tanah Papua dan juga kegunaannya. Seperti apa gambarannya? Mari kita simak!

Busur dan Panah 

Busur dan panah adalah salah satu senjata paling populer digunakan oleh masyarakat Papua. Senjata ini sering mereka gunakan untuk berburu hewan di hutan seperti babi maupun hewan lainnya. Selain untuk berburu hewan untuk dikonsumsi, busur dan panah juga sering dipakai untuk berperang. Mengingat kerap terjadi konflik diantara kelompok masyarakat Papua.

Bahan yang digunakan untuk membuat busur dan panah adalah kayu rumi dan seutas tali yang berbahan dasar rotan. Sementara untuk panahnya terbuat dari kayu dengan mata panahnya yang terbuat dari tulang hewan yang telah diruncingkan. Mata panah ini biasanya akan diolesi oleh cairan racun yang berasal dari getah tumbuhan hutan. Tujuannya agar menambah efek luka.

Pisau Belati

Tahukah Anda bahwa pisau belati sangat jauh berbeda dengan pisau belati pada umumnya yang ada di daerah-daerah di Indonesia? Biasanya belati terbuat dari logam, namun bilah belati dari Papua justru terbuat dari tulang kaki burung kasuari, yang merupakan fauna khas Papua.

Alasan mengapa tulang burung kasuari dipilih karena mudah untuk dibentuk dan ditajamkan, tapi tetap memiliki struktur yang kuat. Pada gagang atau pegangan pisau belati Papua, umumnya juga dilengkapi dengan hiasan bulu dari burung kasuari atau serat yang berasal dari alam.

Tombak

Tombak juga merupakan senjata tradisional khas Papua yang sering digunakan untuk serangan jarak jauh. Senjata ini dipakai dalam berburu atau perang. Pada pegangannya, tombak terbuat dari kayu, sedangkan mata tombak terbuat dari batu atau tulang tajam.

Seiring dengan kemajuan zaman, kini senjata juga mengalami inovasi. Senjata khas Papua yang satu ini pun turut mengikuti perkembangan. Kini, mata tombak kerap ditemukan berbahan dasar logam, tidak lagi menggunakan batu atau tulang. Bahkan di beberapa tempat, mata tombak mengalami modifikasi.

Kapak Batu

Masyarakat pedalaman Papua di masa lampau menggunakan bebatuan tajam untuk mata kapak untuk bertani. Cara membuatnya, batuan ini diikat dengan rotan di bagian pegangannya yang terbuat dari sepotong tongkat kayu. 

Namun hal yang disayangkan adalah, jenis senjata tradisional ini sudah mulai punah akibat tergerus perkembangan zaman. Hanya kelompok tertentu di pedalaman hutan yang masih memanfaatkan kapak batu.

Senjata tradisional memang biasanya berbahan dasar dari alam dan masih sederhana. Namun senjata tradisional juga tidak bisa diremehkan, pembuatannya cukup sulit dan efek yang dapat dirasakan setelah menggunakan senjata tradisional juga sangat terasa.

Setelah mengetahui senjata tradisional Papua, semoga lebih memperluas wawasan kita mengenai keragaman kebudayaan Indonesia. Alangkah baiknya jika kita memperkenalkan dan menyadarkan orang-orang yang belum mengetahui kekayaan budaya di Indonesia. Karena akan sangat menyedihkan jika sanak saudara kita lebih mengetahui kebudayaan negara lain dibandingkan dengan mengetahui kebudayaannya sendiri.