Krisis Hubungan Internasional

Perang adalah pernyataan terbuka yang dinyatakan ketika suatu negara, bersamaan dengan memburuknya hubungan diplomatik antara kekuatan-kekuatan global yang semakin sering terjadi di antaranya seperti hubungan AS dan Eropa versus Rusia Polemik ini berlangsung dan  menjadikan para pemimpin dunia tak saling percaya satu sama lain,  fenomena global  ini akan menyulitkan resolusi dan konflik.

Krisis Hubungan Internasional

Kita juga menyaksikan bagaimana jabatan-jabatan strategis yang berhubungan erat dengan isu ini seperti menteri luar negeri,menteri pertahanan, panglima militer, kepala badan intelijen nasional dan militer semuanya  dipegang oleh para hardliner. Itu adalah formasi tempur yang menunjukkan bahwasannya semua negara besar kini sudah bersiap untuk kemungkinan skenario terburuk dunia. Akibat formasi dan  distrust tempur itu kita menyaksikan  sendiri bagaimana pola-pola aliansi berkembang begitu pesat dan dinamis, dengan pendekatan yang semakin menjurus kepada kepentingan nasional.

Perubahan struktur kekuatan dunia tentu saja mengubah arah percaturan geopolitik. Dari transisi panjang dan gelap serta penuh dengan kekacauan menuju kepada  sebuah keseimbangan baru yang sedang terjadi. Kekuatan utama pada dunia tidak menemukan sebuah keseimbangan baru secara damai, maka peranglah selalu merupakan alternatif terbuka menyelesaikan krisis. Faktor terbesar yang memicu kemungkinan perang global terjadi salah satunya yaitu krisis ekonomi 2008 yang telah berkembang menjadi krisis multidimensi, termasuk juga politik dan keamanan. Dimulai juga oleh krisis keuangan Amerika Serikat bahkan mulai melumpuhkan sendi-sendi sistem global lainnya.

Faktor-faktor yang menyebabkan krisis hubungan internasional 

Krisis istilah yang populer juga tidak memiliki definisi tunggal. Krisis internasional itu sendiri adalah interaksi pemerintah atau dua negara lebih dalam keadaan konflik yang parah, mungkin tidak sampai menimbulkan perang tetapi memunculkan anggapan perang besar bisa saja terjadi. Faktor penyebab diantaranya :

Berlomba Memperkuat Militer Dan Persenjataan

Pertahana Militer Suatu Negara

Negara-negara maju saling berlomba-lomba memperkuat ketahanan militer dan persenjataan. Karena itu mereka saling mencurigai satu sama lain dan pada  akhirnya negara-negara tersebut  saling memperkuat pertahanan  militer dan persenjataannya.

Amerika Serikat yang menempati posisi pertama. Kemudian disusul oleh negara Rusia, Prancis, India dan China di posisi kelima. Artinya, penetapan urutan kekuatan militer tak hanya berpatokan oleh jumlah persenjataan atau juga besaran pengeluaran untuk pertahanan. Ada anggapan yang menyatakan  bahwa anggaran pertahanan militer yang besar otomatis menunjukkan kekuatan militer negara tersebut. Datangnya anggaran pertahanan  yang dialokasikan untuk peningkatan kapasitas militer suatu negara dari segi teknologi tempur dan armada. Padahal tidak semuanya  demikian  Anggaran pertahanan Saudi  yang menempati urutan ke-3 dunia. Namun faktanya, kekuatan militer mereka secara umum masih jauh dibawah dari negara Mesir, Pakistan, dan musuh bebuyutannya yaitu Iran.

Padahal setiap tahunnya  Arab Saudi menganggarkan  dana sebesar 56,7 miliar dolar AS untuk pertahanan mereka. Sedangkan Pakistan hanya mengeluarkan anggaran sebesar 7 miliar dolar AS, tetapi  menduduki urutan ke-13 negara dengan militer terkuat di dunia. Bahkan untuk Mesir mereka hanya mengeluarkan anggaran  4,3 miliar dan berada di posisi ke-10 sedangkan Arab Saudi berada di bawah di urutan ke-24. Contoh lainnya adalah, kekuatan angkatan laut milik  Korea Utara yang unggul namun hanya menduduki urutan ke-23. Sedangkan  untuk Turki yang berada urutan ke-13 untuk kekuatan angkatan lautnya, secara umum mereka memimpin pada posisi ke- 8 sebagai negara dengan militer terkuat di dunia

Persekutuan Beberapa Negara Eropa 

Dengan adanya pertentangan terjadi, beberapa negara khususnya di Eropa akhirnya mereka membentuk aliansi. Pada tahun 1882, terbentuk Aliansi Tiga yang terdiri dari berbagai negara yaitu Austria-Hongaria, Jerman, dan Italia.

Kemudian disusul pada tahun 1907, negara seperti Prancis, Inggris, dan Rusia membentuk aliansi yang bernama Entente Tiga. Aliansi tersebut terbentuk karena ada rasa ketakutan juga ambisi yang dimiliki pada tiap aliansi. Federasi yaitu bentuk dari sistem pemerintahan ketika beberapa negara bekerja sama  membentuk kesatuan, mereka disebut sebagai negara federal. Negara juga berarti berarti orang atau sekelompok orang yang bekerja bersama untuk mencapai beberapa tujuan umum. Selain itu  dapat mengacu kepada beberapa negara, seperti negara-negara bersama yang melawan blok sentral seperti Jerman, Austria-Hongaria, Kesultanan Utsmaniyah dan Bulgaria ada juga negara-negara yang termasuk blok poros  yaitu Nazi Jerman, Italia, Jepang dan Uni Soviet.

Adanya Pertentangan-Pertentangan Akibat Ekspansi

Mempertahankan Suatu Wilayah

Ekspansi itu sendiri artinya perluasan suatu wilayah atau negara dengan tujuan untuk menduduki sebagian atau seluruhnya wilayah di negara lain disebut juga  perluasan daerah contohnya dalam Perang Dunia II ada beberapa negara di Asia Tenggara menjadi sasaran politik Jepang. Ekspansi adalah sebuah tindakan yang bertujuan menjadi lebih besar atau menjadi lebih luas.

Jika melihat pada sejarah dulu  Syiria, Persia dan Mesir dalam kurun waktu yang cukup singkat, dalam kurun waktu sepuluh tahun kepemimpinan Umar ra negara Islam yang kalah pada saat itu  menjadi negara adikuasa pada masa nya.  Akibat dari kegiatan ekspansi tersebut  pada awal  perkembangan Islam, khususnya pada saat masa  pemerintahan Umar,  Islam sempat dituduh  menyebarluaskan dirinya melalui ujung pedang. 

Perbedaan Ideologi Suatu Negara 

Ideologi itu sendiri adalah suatu ide atau berupa gagasan. Ideologi dianggap juga  sebagai salah satu visi yang sifatnya komprehensif Ideologi pemikiran abstrak  yang diterapkan kepada masalah publik sehingga membuat konsep ini menjadi  salah satu inti politik. Setiap pemikiran politik yang mengikuti ideologi walaupun tidak semua nya diletakkan sebagai sistem. Contoh nya  ideologi Komunisme dan Sosialisme sering disamakan, padahal keduanya sangat berbeda. Seperti Ideologi sosialisme yang sangat populer di negara Arab pada tahun 1980 dan di Irak keduanya yang menganut kesamaan ideologi telah menjadi musuh Amerika Serikat dan sekutunya yang memiliki paham Demokrasi-Kapitalis.

Pada tahun 2000, revolusi sosialisme yang disukai juga oleh rakyat di Benua Amerika Selatan. Memunculkan para pemimpin-pemimpin dengan paham sosialis di Venezuela,Kuba dan Bolivia. Tiga negara di wilayah Amerika Selatan mengalami peningkatan politik dan ekonomi setelah kepemimpinannya oleh presiden sosialis. Walaupun kemudian Venezuela jatuh setelah diberi sanksi ekonomi dari Barat.

Perampasan Sumber Daya Alam Suatu Negara 

Perang Suriah Terkini

Jika kalian tahu, bahwasannya Sumber Daya Alam atau SDA yang kita ketahui ini ada yang memang bisa untuk diperbaharui dan ada juga yang tidaklah bisa untuk di perbaharui. Misalnya saja pada sebuah kekayaan alam, dimana akan terus ada selama penggunaannya itu teratur dan masih dibatasi oleh nalar kalian selaku pengguna dari Sumber Daya Alam itu sendiri. Sebagai contoh : Tumbuhan, Hewan, Air, Mikroorganisme dan beberapa contoh lainnya lagi.

Keinginan suatu negara untuk memiliki keseluruhan sumber daya alam suatu negara biasanya menjadi salah satu faktor yang menyebabkan krisis hubungan terjadi antara kedua belah negara atau lebih, hal ini juga menyangkut kepada perampasan suatu negara. Akuisisi lahan salah satunya bisa menjadi faktor atau fenomena global yang berlangsung secara luas dengan melibatkan beberapa aktor lintas negara dan benua. Beragam studi menyebut masih masifnya akuisisi lahan terutama di negara-negara Amerika Latin, Afrika dan juga Asia. Saat ini, fenomena akuisisi memiliki dampak serius tersebut tidak dibicarakan secara transparan dan seringkali ditutupi sebagai sebuah investasi antar negara belaka.