Tag: senjata perang dunia II

Senjata Rahasia AS yang Mengancam Dunia

Senjata Rahasia AS yang Mengancam Dunia

Perang sekarang ini telah berkembang secara drastis, dengan munculnya teknologi dan juga senjata modern serta mutakhir. Dulu, jalannya perang mungkin sangat dipengaruhi dengan seberapa banyak sumber daya manusia yang dimiliki oleh sekelompok pihak atau negara. Namun saat ini, akibat perkembangan sebuah teknologi, kuantitas sumber daya manusia tidak lagi memiliki sebuah peran yang signifikan dalam sebuah peperangan.

Senjata Rahasia AS yang Mengancam Dunia

Sekarang, ini biasanya sebuah konflik bersenjata akan dapat dipengaruhi secara krusial hanya dengan melibatkan satu atau dua orang saja yang nantinya akan bertugas untuk mengendalikan sebuah mesin perang yang sangat canggih, seperti misalnya, drone nirawak yang dapat dikendalikan secara remote. Pada saat ini, banyak negara justru malah berlomba-lomba untuk memproduksi teknologi secara canggih peperangan milik sendiri.

Dan, untuk menghindari sebuah persaingan dengan negara lain, banyak di antara mereka yang malah berusaha merahasiakan teknologi perang yang canggih tersebut. Namun tidak sedikit juga sejumlah senjata rahasia tersebut bocor ke publik. Salah satunya, teknologi perang yang diduga milik negara Amerika Serikat. Dari beberapa sumber yang telah kami rangkum, berikut ini teknologi dan senjata perang canggih rahasia yang dimiliki oleh Amerika Serikat yang sempat bocor ke publik.

HAARP

High Frequency Active Auroral Research Program atau dikenal dengan nama HAARP merupakan sebuah proyek yang di yakini sebagai sebuah program penelitian ionosfer yang didanai bersama oleh Angkatan Udara Amerika Serikat, Angkatan Laut AS, University of Alaska Fairbanks, dan juga Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA). Sebagai sebuah fasilitas universitas HAARP digunakan sebagai pemancar frekuensi dengan berdaya tinggi yang digunakan untuk mempelajari ionosfer.

Tujuan dari fasilitas tersebut adalah untuk menganalisis ionosfer dan menyelidiki tentang potensi pengembangan teknologi ionosfer untuk komunikasi dan juga sebagai pengintaian (surveillance). Teori tentang sisi gelap HAARP ini juga telah mencuat sejak pertama kali, pada fasilitas yang didirikan pada tahun 1993, dicetuskan oleh berbagai pegiat teori konspirasi.

Mereka mengklaim jika fasilitas HAARP ini nantinya menjadi sebuah senjata yang akan mampu membuat cuaca menjadi sebuah senjata. Para pegiat teori konspirasi menyebut bahwa teknologi HAARP mampu memanipulasi ion di udara dan dengan sengaja memicu sebuah bencana alam, seperti halnya gempa, badai, dan banjir sesuai dengan kehendak yang diinginkan oleh AS. Namun dalam teori konspirasi ini hingga tahun 2017, belum ada ada diantara teori tersebut yang dapat dibuktikan benar adanya.

Senjata Laser ‘LaWS’

Berlayar senyap di perairan Teluk Persia, yang sejak dahulu hingga kini menjadi salah satu kawasan maritim rentan konflik, sebuah kapal Angkatan Laut Amerika Serikat disana melakukan uji coba senjata canggih terbaru mereka yang eksistensinya dulu hanya dapat dibayangkan di dalam sebuah film sains fiksi. Senjata terbaru tersebut adalah sistem laser penghancur bernama LaWS (Laser Weapon System).

Bukan hanya senjata fiksi ataupun isapan jempol belaka, eksistensi LaWS ini benar-benar nyata dan telah siap beroperasi (battle ready) di kapal logistik amfibi USS Ponce yang saat ini tengah berlayar di laut Teluk Persia. Demikian seperti yang juga diberitakan oleh CNN pada 2017. Senjata tersebut lebih persis jika dibandingkan dengan proyektil biasa. Tidak seperti senjata konvensional lain, LaWS dapat beroperasi dan juga menjadi sebuah senjata yang dapat ditembakkan ke seluruh target di darat, air, maupun juga udara,” seperti yang diucapkan oleh Kapten AL Christopher Wells.

Kapten Wells juga mengklaim, LaWS adalah sebuah senjata yang dapat mampu mencapai target 50.000 kali lebih cepat jika dibandingkan dengan kecepatan Intercontinental Ballistic Missile System atau (ICBM). Memiliki sebuah kecepatan cahaya, laser tersebut juga menembakkan partikel bermuatan besar ke sasaran, seperti yang diungkapkan oleh Letnan AL Cale Hughes, kepala pengoperasian LaWS di USS Ponce.

Foton ini merupakan sebuah partikel elementer dalam fenomena elektromagnetik yang membawa residu radiasi, seperti halnya pada gelombang radio ataupun juga sinar-X. Foton berbeda halnya dengan partikel elementer lain, seperti elektron dan juga quark, karena ia tidak bermassa. Dan, dalam ruang vakum, foton ini mereka selalu bergerak dengan kecepatan cahaya.

Proyek Thor

Proyek Thor merupakan sebuah teknologi yang didesain oleh Jerry Pournelle yaitu pada tahun 1950-an, berbentuk sebuah alutsista yang dapat terbang secara statis di angkasa dan mampu menghancurkan target dari langit. Alutsista tersebut dapat menembakan sebuah proyektil berupa tombak berukuran enam meter dari angkasa ke sasaran yang nantinya hendak dituju.

Memanfaatkan energi kinetik dan juga teknologi Kinetic Energy Penetrator (KEP), tombak tersebut nantinya mampu untuk dapat menghasilkan kekuatan yang setara dengan nuklir, tanpa efek samping ledakan yang dihasilkan dari sebuah nuklir. Tombak tersebut juga mampu menembus ratusan meter ke kerak Bumi. Proyek tersebut sempat vakum selama beberapa dekade. Namun, pada masa pemerintahan Presiden George W Bush, proyek tersebut diduga kembali aktif untuk dapat dikembangkan. Kendati hal tersebut demikian, hingga saat ini, belum jelas apakah proyek tersebut memang telah terealisasi atau tidak.

Pesawat Terbang Induk

Jauh sebelum adanya helicarrier di film laga ataupun di komik Avengers yang ada di layar lebar, Amerika Serikat sendiri telah merancang alutsista berkonsep serupa yaitu pada 1920-an. Saat itu, Angkatan Laut AS telah mengeksplorasi potensi pesawat terbang induk taktis bermodel Zeppelin. Negeri Paman Sam yang berhasil memproduksi dua buah, USS Akron dan USS Makon, yang dimana masing-masing diawaki oleh 60 orang dan juga mampu membawa sejumlah pesawat terbang Sparrowhawk.

Namun akibat kegagalan teknis yang ada pada USS Akron dan juga USS Makon yang menelan korban jiwa, AS tidak lagi memproduksi pesawat semacam itu dan proyek pengembangan pesawat terbang induk pun pada akhirnya dihentikan. Akan tetapi, baru-baru ini, muncul sebuah rumor bahwa Defense Advanced Research Projects Agency atau (DARPA) AS membuka kembali proyek pengembangan pesawat tersebut. Saat ini, pesawat tersebut akan membawa pesawat tidak berawak alih-alih pesawat tempur yang berawak.

Disebut juga dengan program “Gremlins”, inisiatif DARPA yang berani melibatkan pesawat kargo C-130 yang dimodifikasi yang dilengkapi dengan pesawat tidak berawak yang mampu menembus pertahanan musuh yang tidak terdeteksi. Namun, seperti pada berbagai proyek DARPA pada umumnya, kabar tersebut sulit untuk diverifikasi secara independen.

Senapan PHASR

Para penggemar Star Trek mungkin mereka masih ingat dengan “Pasang phaser untuk melumpuhkan” dari serial yang pernah tayang di masa lalu. Ternyata, di masa kini sudah ada senjata yang mirip dengan alat tersebut. Sistem yang dimaksud dikenal sebagai senapan PHASR, atau sebuah singkatan dari Personnel Halting and Stimulation Response.

Sistem tersebut pada dasarnya adalah senapan laser yang tidak mematikan (non-lethal) yang dipakai untuk membutakan sasaran untuk sementara waktu agar nantinya tidak menerobos pembatas militer. Senjata tersebut tidak menyebabkan kerusakan menetap, tapi musuh atau sasaran hanya akan lunglai selama beberapa detik sehingga ada waktu untuk memeriksa keadaan dan ancaman.

Demikian itulah beberapa senjata rahasia milik Amerika Serikat yang diketahui dimiliki oleh negara adikuasa tersebut. Namun beberapa diantara senjata rahasia tersebut keberadaannya tidak diketahui atau di sembunyikan dan masih menjadi teori konspirasi hingga saat ini.

Katyusha, senjata perang dunia II yang paling menakutkan

Katyusha, senjata perang dunia II yang paling menakutkan

Katyusha, senjata perang dunia II yang paling menakutkan

Perang ini ialah perang terluas dalam asal usul yang mengaitkan lebih dari 100 juta orang di bermacam gerombolan tentara. Dalam kondisi” perang keseluruhan”, negara- negara besar mengoptimalkan semua keahlian ekonomi, pabrik, serta ilmiahnya buat kebutuhan perang, alhasil menghilangkan perbandingan antara pangkal energi awam serta tentara. Diisyarati oleh beberapa insiden berarti yang mengaitkan kematian massal masyarakat awam, tercantum Holocaust serta konsumsi senjata nuklir dalam peperangan, perang ini menyantap korban jiwa sebesar 50 juta hingga 70 juta jiwa. Jumlah kematian ini menghasilkan Perang Bumi II bentrokan sangat memadamkan sejauh asal usul pemeluk orang.

Imperium Jepang berupaya memimpin Asia Timur serta telah mengawali perang dengan Republik Cina pada tahun 1937, namun perang bumi dengan cara biasa rusak pada bertepatan pada 1 September 1939 dengan agresi ke Polandia oleh Jerman yang diiringi serangkaian statment perang kepada Jerman oleh Prancis serta Britania. Semenjak akhir 1939 sampai dini 1941, dalam serangkaian kampanye serta akad, Jerman membuat federasi Poros bersama Italia, memahami ataupun menaklukkan beberapa besar daratan Eropa. Sehabis Pakta Molotov–Ribbentrop, Jerman serta Uni Soviet berakhir serta agen joker123 terpercaya menganeksasi area negara- negara tetangganya sendiri di Eropa, tercantum Polandia.

Britania Raya, dengan kekaisaran serta Persemakmurannya, jadi salah satunya daya besar Kawan yang lalu bertarung melawan gulungan Poros, dengan melangsungkan pertempuran di Afrika Utara serta Pertempuran Atlantik. Bulan Juni 1941, Poros Eropa melancarkan agresi kepada Uni Soviet yang menunjukkan terbukanya pentas perang bumi terbanyak sejauh asal usul, yang mengaitkan beberapa besar gerombolan tentara Poros hingga akhir perang. Pada bulan Desember 1941, Jepang berasosiasi dengan gulungan Poros, melanda Amerika Sindikat serta area Eropa di Samudra Pasifik, serta dengan kilat memahami beberapa besar Pasifik Barat.

Bidasan Poros menyudahi pada tahun 1942, sehabis Jepang takluk dalam bermacam pertempuran laut serta angkatan Poros Eropa dikalahkan di Afrika Utara serta Stalingrad. Pada tahun 1943, lewat serangkaian kegagalan Jerman di Eropa Timur, agresi Kawan ke Italia, serta kemenangan Amerika Sindikat di Pasifik, Poros kehabisan inisiatif mereka serta mundur dengan cara penting di seluruh front. Tahun 1944, Kawan Barat mendobrak Prancis, sedangkan Uni Soviet meregang kembali seluruh area yang sempat dicaplok serta mendobrak Jerman bersama sekutunya.

Perang di Eropa selesai dengan pendudukan Berlin oleh angkatan Soviet serta Polandia serta penyerahan tanpa ketentuan Jerman pada bertepatan pada 8 Mei 1945. Sejauh 1944 serta 1945, Amerika Sindikat menaklukkan Angkatan Laut Jepang serta mendiami sebagian pulau di Pasifik Barat, menjatuhkan bom molekul di negeri itu menjelang agresi ke Kepulauan Jepang. Uni Soviet setelah itu menjajaki lewat perundingan dengan melaporkan perang kepada Jepang serta mendobrak Manchuria. Imperium Jepang berserah pada bertepatan pada 15 Agustus 1945, alhasil memberhentikan perang di Asia serta menguatkan kemenangan keseluruhan Kawan atas Poros.

Perang Bumi II mengganti arah politik serta bentuk sosial bumi. Perserikatan Bangsa- Bangsa( PBB) dibuat buat menguatkan kegiatan serupa global serta menghindari konflik- konflik yang hendak tiba. Para daya besar yang ialah juara perang—Amerika Sindikat, Uni Soviet, Cina, Britania Raya, serta Prancis—menjadi badan senantiasa Badan Keamanan Perserikatan Bangsa- Bangsa. Uni Soviet serta Amerika Sindikat timbul bagaikan daya luar biasa yang silih bersaing serta mendirikan pentas Perang Bumi yang nanti bertahan sepanjang 46 tahun berikutnya.

Sedangkan itu, akibat kekuatan- kekuatan besar Eropa mulai melemah, serta dekolonisasi Asia serta Afrika diawali. Mayoritas negeri yang industrinya terserang akibat kurang baik mulai menempuh penyembuhan ekonomi. Integrasi politik, spesialnya di Eropa, timbul bagaikan usaha buat memantapkan ikatan pascaperang. “ Terdapat banyak permasalahan kala banyak orang jadi histeris karena tembakan peluncur roket Soviet,” tutur seseorang kopral Jerman yang terjebak, bersumber pada suatu informasi yang ditulis sepanjang serbuan balik Angkatan Merah pada 1941. Orang itu merujuk pada‘ Katyusha’ yang menyeramkan.

1. Sangat rahasia

Katyusha ditunjukkan pada pejabat- pejabat paling tinggi Soviet pas saat sebelum Perang Bumi II. Awal mulanya, fitur itu, sebagian proyektil yang dipasang di atas truk simpel, serupa sekali tidak bergengsi. Tetapi, kala senjata itu memicu proyektilnya, mereka seluruh tertegun. Yang awal kali siuman merupakan Menteri Pertahanan Semyon Timoshenko. Dengan gusar, beliau menyapa wakilnya,“ Kenapa Kamu tidak berikan ketahui aku hal senjata ini?” Sebagian jam saat sebelum perang, Josef Stalin berikan lampu hijau buat memproduksinya dengan cara massal.

Pembiakan coretan yang melukiskan peluncur roket dobel Katyusha pada truk Soviet ZiS- 6. Senjata terkini itu betul- betul pengembangan yang rahasia. Tiap Katyusha dilengkapi perlengkapan peledak alhasil senjata itu dapat dihancurkan saat sebelum Jerman berpeluang merebutnya. Resimen Katyusha apalagi diucap Gerombolan Meriam katak biar mereka tidak dicurigai mempunyai peluncur roket.

2.‘ Senjata tidak diketahui’

Julukan sah senjata itu merupakan BM- 13. BM berarti mesin tempur serta nilai 13 merujuk pada kelas rudalnya. Bagian percobaan coba awal yang terdiri dari 7 BM- 13 di dasar aba- aba Kapten Ivan Flerov dipakai dalam pertempuran buat awal kalinya di kota Orsha( 500 kilometer di barat Moskow, saat ini masuk dalam area Belarus) pada 14 Juli. Orsha itu sendiri ialah pusat kegiatan pemindahan yang telah direbut Wehrmacht Jerman.

Resimen Katyusha diucap Gerombolan Meriam katak biar mereka tidak dicurigai mempunyai peluncur roket.

Terdapat banyak gerombolan serta amunisi yang dikerahkan di situ. Dalam debut perdananya, Katyusha melewati semua impian para atasan tentara Soviet. Peluncur roket Katyusha membombardir serta meluluhlantakkan wilayah itu serta dengan kilat meninggalkan posisi serbuan. Hujan proyektil membakar Stasiun Sepur Api Orsha, seluruh gerombolan, serta fitur keras tentara. Metal meleleh serta tanah dibakar.”

3. Kilat serta mengerikan

Dampak mendadak serta memusnahkan pada kompetitor paling utama diakibatkan oleh kapasitas baterai Katyusha yang sanggup membagikan sebagian ton dentuman cuma dalam sebagian detik buat melingkupi zona yang besar. Daya tembakan salvo( tembakan berbarengan) sejenis itu cocok dengan 70 senjata artileri berat yang digabungkan sekalian. Tetapi, tidak semacam artileri konvensional, BM- 13 dapat beranjak serta beralih dengan kilat di antara titik- titik bertembakan. Itu membuat mereka susah dilacak. Peluru kendali Katyusha pula didesain buat meninggalkan jejak sekecil bisa jadi. Sebab itu, kompetitor tidak bisa jadi mengenali posisi baterai serta melaksanakan serbuan balik. Semenjak 1942, mereka dipasang di atas truk Studebaker Amerika yang diperoleh Uni Soviet bagaikan bagian dari Program Lend- Lease. Kokoh serta kilat, truk itu betul- betul pendamping yang sempurna buat Katyusha.

Unit- unit Katyusha sanggup membagikan sebagian ton dentuman cuma dalam sebagian detik pada zona yang besar.

Sehabis teruji keandalannya dalam pertempuran, sebagian bagian peluncur roket terkini dibangun serta dikirim ke garis depan. Semenjak itu, Katyusha jadi senjata Soviet yang dipakai dengan cara besar. Peluncur roket itu juga jadi salah satu ikon penting Perang Bumi II untuk orang Rusia.

Kapten Flerov bertempur hingga dini Oktober untuk menghindari gerombolan Wehrmacht merambah Moskow. Tetapi, unitnya dikepung di kota Vyazma( 300 kilometer di sisi barat Moskow). Prajurit- prajurit Flerov memicu seluruh peluru kendali mereka serta meletuskan Katyusha. Jerman tidak sukses mengutip perlengkapan ataupun menahan seseorang angkatan juga sebab bagian itu bertempur mati- matian hingga prajurit terakhir mati. Atas kegagahan serta dedikasi si kapten dalam pertempuran itu, Flerov diserahkan apresiasi anumerta.

4. Jerman kandas meniru

Jerman amat penasaran dengan senjata terkini Soviet, namun mereka tidak dapat memperolehnya. Kesimpulannya, panglima Nazi yang populer, Otto Skorzeny, diyakini buat memperoleh peluncur roket itu. Tetapi, i kala Nazi kesimpulannya memperoleh Katyusha, mereka nyatanya tidak sanggup menirunya. Mereka berkata kalau bagian yang kandas dibesarkan Jerman merupakan serbuk spesial yang dipakai dalam peluru kendali Soviet. Serbuk itu tidak meninggalkan jejak serta membuat peluru kendali sanggup melambung dengan cara normal serta lebih jauh. tidak semacam artileri konvensional, BM- 13 dapat beranjak serta beralih dengan kilat di antara titik- titik bertembakan.

Jerman mempunya peluncur roketnya sendiri, ialah Nebelwerfer, meriam katak 6 barel. Tetapi, senjata itu tidak bisa memicu peluru kendali sebesar Katyusha( umumnya 16), tidak beranjak, mempunyai capaian lebih pendek, serta sehabis penembakan meninggalkan jejak jauh di langit alhasil membongkar posisi penembakan. Jerman kandas mengonsep sistem peluncur roket gandanya sendiri.

5. Julukan gadis

Kenapa peluncur roket legendaris itu diucap Katyusha? Katyusha merupakan kepala karangan lagu yang terkenal dikala itu. Itu merupakan julukan seseorang wanita( wujud panggilan bersahabat Ekaterina ataupun Katya) yang merindukan pacarnya yang wajib menjajaki harus tentara buat melindungi pinggiran.

Daya tembakan salvo( tembakan berbarengan) Katyusha cocok dengan 70 senjata artileri berat yang digabungkan.

Tipe lain berkata graf“ K” yang terdapt pada bingkai mesin ialah ikon kalau senjata itu dibuat oleh industri Komintern di Voronezh. Babad yang lain mengatakan kalau Katyusha merupakan julukan kekasih seseorang prajurit Rusia yang melaksanakan senjata itu.

Mark Pavlovich Ivanikhin menghabiskan Perang Chauvinistis Raya bersama sistem roket Katyusha yang legendaris. Si pensiunan memberi narasi mengenai gimana perang terjalin di depan matanya.

Theme: Overlay by Kaira Extra Text
Cape Town, South Africa