Tag: senjata rahasia

Senjata Canggih Indonesia Bikin Dunia Segan

Senjata Canggih Indonesia Bikin Dunia Segan

Indonesia menjadi salah satu negara terkuat yang ada di kawasan Asia Tenggara. Salah satu ukurannya adalah kualitas prajurit dan militernya. Di sisi lain, Indonesia ternyata memiliki sebuah senjata yang juga tidak kalah canggih dari negara-negara lainnya. Bahkan ternyata negara Indonesia sendiri mempunyai senjata buatan sendiri, yang di ekspor ke negara lain seperti halnya Singapura dan juga Thailand. PT Pindad yang membuat sebuah senjata canggih Indonesia yang kemudian dikirim ke luar negeri.

Senjata Canggih Indonesia Bikin Dunia Segan

PT Pindad mampu memproduksi berbagai jenis senjata di antaranya seperti jenis senapan serbu tipe SSI-VI, SS2-V2, SS1-V3, SS1-V5, Senapan sniper SPR-1, pistol tipe P-1, P-2, revolver (R1-V1, R1-V2, RG-1 tipe A, RG-1 tipe c, senapan sabhara atau polisi tiep Sabhara V1 and Sabhara V2, senjata penjaga hutan, pistol profesional magnum, peluncur granat dan juga pelindung tubuh (personal body protection). Selain senjata buatan sendiri, Indonesia ternyata melengkapi alutsista militernya dengan berbagai macam senjata yang dikirim dari luar negeri. Seperti yang dikutip dari berbagai sumber, berikut ini beberapa senjata-senjata canggih yang milik Indonesia:

Kapal Selam KRI Nagapasa-403

Pertama ada kapal selam milik TNI AL yang di datangkan dari Korea Selatan. Kasal Laksamana Ade Supandi secara resmi dirinya menyambut kehadiran Kapal selam KRI Nagapasa-403. Kapal selam KRI Nagapasa-403 ini memiliki panjang 61,3 meter dengan kecepatan mencapai 21 knot di bawah air, kapal ini juga mampu berlayar lebih dari 50 hari dan dapat menampung 40 kru. Kapal selam yang satu ini juga dipersenjatai oleh torpedo dengan fasilitas delapan buah tabung peluncurnya.

Kapal selam DSME 209 produksi DSME ini merupakan sebuah kapal selam teknologi tempur yang terbaru. Dilengkapi dengan peluncur torpedo yang mampu meluncurkan torpedo 533 mm dan juga peluru kendali anti kapal permukaan yang merupakan sebuah modernisasi armada kapal selam TNI Angkatan Laut. KRI Nagapasa-403 merupakan sebuah kapal selam kelas 209/1400 pertama dari tiga buah kapal selam sejenis yang dibangun di Korea Selatan dan juga Indonesia.

Hercules C-130

Kedatangan pesawat angkut berat C-130 menambah jumlah pesawat Hercules yang dimiliki oleh TNI Angkatan Udara menghuni Skadron Udara 32 Wing 2 Lanud Abd Saleh. Keunggulan C-130 yaitu antara lain terbukti dari kemampuan operasi yang mulai dari dukungan logistik, pasukan, kemanusian dan beberapa dukungan operasi lainnya.

Pasukan khusus TNI atau yang dikenal juga dengan pasukan pemukul reaksi cepat dapat langsung diterjunkan ke sasaran dengan pesawat angkut yang sudah melegenda tersebut. Penempatan C-130 berada di Malang karena Pangkalan Udara Abdulrachman Saleh sudah mempunyai beberapa peralatan komplit untuk perawatan Hercules C-130 yang menjadi pangkalan induk dari armada ini.

Raytheon AGM-65K2

Raytheon AGM-65K2 adalah salah satu dari rudal andalan yang dimiliki oleh Indonesia yang dipasang pada pesawat tempur F-16. Rudal yang satu ini memiliki diameter yaitu sekitar 300 mm dan memiliki panjang 2,49 meter. Jika digunakan dalam keadaan baik, rudal Raytheon tersebut mampu menempuh jarak tembaknya yaitu hingga 24 kilometer. Raytheon sendiri memiliki sebuah kecepatan hingga 1.100 km per jam. Jadi bisa dibayangkan betapa cepatnya rudal s128 yang satu ini bergerak sebelum akhirnya mengenai sasaran.

Raytheon AGM-65K2 diproduksi oleh Amerika dan juga telah digunakan oleh 30 negara yang ada di dunia. Hingga sekarang produksi rudal yang satu ini sudah mencapai 70.000 unit sejak pertama kali di buat di tahun 192. Rudal yang satu ini menjadi salah satu senjata andalan Indonesia yang dioperasikan oleh Skadron Udara bersama dengan 10 unit F-16 serta 24 F-16 C/D.

Rudal RBS-15 MK3

RBS-15 MK3 adalah salah satu dari rudal multi platform yang sangat hebat hingga saat ini. Rudal yang satu ini dapat dipasang di truk, pesawat tempur hingga kapal perang. Untuk RBS-15 MK3 ini Indonesia memasangnya pada Kapal Cepat Rudal atau KCR dengan nama Klewang. Hingga saat ini Indonesia sendiri telah mempunyai 4 unit peluncur rudal RBS-15 MK3 yang dapat membuat negara tetangga ketar-ketir.

Rudal RBS-15 MK3 memiliki panjang hingga 4,35 meter dengan wingspan sepanjang 1,4 meter. Berat satu rudal tersebut bisa mencapai 800 kg dengan jarak tempuhnya yaitu 200 kilometer. Kecepatan rudal ini juga lumayan tinggi, hingga dapat mengenai sasaran dalam jangka waktu yang cukup singkat. RBS-15 MK3 adalah rudal hebat milik Jerman yang nyaris dipakai oleh banyak negara yang ada di Eropa seperti halnya Swedia dan juga Polandia.

Skyshield Gun Missile 35 mm MK-2

Alutsista yang merupakan buatan Oerlikon Contraves Rheinmetall, Swiss ini merupakan sebuah perisai pertahanan udara jarak pendek yang dimiliki oleh TNI AU. Alat ini diketahui sangat canggih dan juga modern. Senjata yang satu ini mempunyai jangkauan peluru sejauh 4.000 meter dengan kecepatan yang mencapai 1000 peluru per menit. Jarak kecepatan amunisi dari senjata ini rata-rata 1.050 meter per detik, sedangkan untuk maksimal magazen sendiri sebanyak 252 butir.

Alutsista dioperasikan di Denhanud 471 Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, terdiri dari dua unit meriam revolver kaliber dengan 35mm, satu sistem sensor atau radar, dan pos komando yang ada secara terpisah. Sistemnya juga dilengkapi dengan amunisi AHEAD (Advanced Hit Efficiency and Destruction) kaliber 35 mm yang dapat menyembur menjadi 202 butir dalam membentuk perisai (Metal Spin-stabilised Projectiles) setelah empat detik ditembakkan, sehingga kemungkinan target lolos dari peluru tersebut hanya 10 persen.

Kapal Selam Ardadedali 404

Dua kapal selam andalan yang menjadi milik TNI AL ini merupakan produksi Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering (DSME) dari Korea Selatan. Kedua kapal selam ini merupakan dua dari total tiga kapal selam yang dipesan oleh Indonesia dari pemerintah Korea Selatan. Kapal Selam Nagapasa tersebut dilengkapi oleh sebuah sistem persenjataan terkini dengan peluncur torpedo yang mampu meluncurkan torpedo sekitar 533 mm dan peluru kendali anti kapal permukaan.

Termasuk torpedo Black Shark yang merupakan buatan Italia. Panjang kapal selam tersebut sekitar 61,3 meter, dan mampu menampung 40 kru kapal. Kecepatan kapal tersebut mencapai 21 knot di bawah air dan juga 12 knot di permukaan. Nantinya, kapal selam yang satu ini akan bergabung di Satuan Kapal Selam (Satsel) Koarmada II bersama dengan empat kapal selam sebelumnya, yakni KRI Cakra-401, KRI Nanggala-402, KRI Nagapasa-403, dan juga KRI Ardadedali-404. 6.

Demikian itulah persenjataan yang dimiliki oleh permiliteran Indonesia yang dapat membuat negara lain segan. Walaupun Indonesia tidak mempunyai senjata nuklir yang mematikan, namun ternyata negara Indonesia juga mempunyai persenjataan yang tidak kalah canggih dan mematikan dari negara lainnya.

Senjata Rahasia AS yang Mengancam Dunia

Senjata Rahasia AS yang Mengancam Dunia

Perang sekarang ini telah berkembang secara drastis, dengan munculnya teknologi dan juga senjata modern serta mutakhir. Dulu, jalannya perang mungkin sangat dipengaruhi dengan seberapa banyak sumber daya manusia yang dimiliki oleh sekelompok pihak atau negara. Namun saat ini, akibat perkembangan sebuah teknologi, kuantitas sumber daya manusia tidak lagi memiliki sebuah peran yang signifikan dalam sebuah peperangan.

Senjata Rahasia AS yang Mengancam Dunia

Sekarang, ini biasanya sebuah konflik bersenjata akan dapat dipengaruhi secara krusial hanya dengan melibatkan satu atau dua orang saja yang nantinya akan bertugas untuk mengendalikan sebuah mesin perang yang sangat canggih, seperti misalnya, drone nirawak yang dapat dikendalikan secara remote. Pada saat ini, banyak negara justru malah berlomba-lomba untuk memproduksi teknologi secara canggih peperangan milik sendiri.

Dan, untuk menghindari sebuah persaingan dengan negara lain, banyak di antara mereka yang malah berusaha merahasiakan teknologi perang yang canggih tersebut. Namun tidak sedikit juga sejumlah senjata rahasia tersebut bocor ke publik. Salah satunya, teknologi perang yang diduga milik negara Amerika Serikat. Dari beberapa sumber yang telah kami rangkum, berikut ini teknologi dan senjata perang canggih rahasia yang dimiliki oleh Amerika Serikat yang sempat bocor ke publik.

HAARP

High Frequency Active Auroral Research Program atau dikenal dengan nama HAARP merupakan sebuah proyek yang di yakini sebagai sebuah program penelitian ionosfer yang didanai bersama oleh Angkatan Udara Amerika Serikat, Angkatan Laut AS, University of Alaska Fairbanks, dan juga Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA). Sebagai sebuah fasilitas universitas HAARP digunakan sebagai pemancar frekuensi dengan berdaya tinggi yang digunakan untuk mempelajari ionosfer.

Tujuan dari fasilitas tersebut adalah untuk menganalisis ionosfer dan menyelidiki tentang potensi pengembangan teknologi ionosfer untuk komunikasi dan juga sebagai pengintaian (surveillance). Teori tentang sisi gelap HAARP ini juga telah mencuat sejak pertama kali, pada fasilitas yang didirikan pada tahun 1993, dicetuskan oleh berbagai pegiat teori konspirasi.

Mereka mengklaim jika fasilitas HAARP ini nantinya menjadi sebuah senjata yang akan mampu membuat cuaca menjadi sebuah senjata. Para pegiat teori konspirasi menyebut bahwa teknologi HAARP mampu memanipulasi ion di udara dan dengan sengaja memicu sebuah bencana alam, seperti halnya gempa, badai, dan banjir sesuai dengan kehendak yang diinginkan oleh AS. Namun dalam teori konspirasi ini hingga tahun 2017, belum ada ada diantara teori tersebut yang dapat dibuktikan benar adanya.

Senjata Laser ‘LaWS’

Berlayar senyap di perairan Teluk Persia, yang sejak dahulu hingga kini menjadi salah satu kawasan maritim rentan konflik, sebuah kapal Angkatan Laut Amerika Serikat disana melakukan uji coba senjata canggih terbaru mereka yang eksistensinya dulu hanya dapat dibayangkan di dalam sebuah film sains fiksi. Senjata terbaru tersebut adalah sistem laser penghancur bernama LaWS (Laser Weapon System).

Bukan hanya senjata fiksi ataupun isapan jempol belaka, eksistensi LaWS ini benar-benar nyata dan telah siap beroperasi (battle ready) di kapal logistik amfibi USS Ponce yang saat ini tengah berlayar di laut Teluk Persia. Demikian seperti yang juga diberitakan oleh CNN pada 2017. Senjata tersebut lebih persis jika dibandingkan dengan proyektil biasa. Tidak seperti senjata konvensional lain, LaWS dapat beroperasi dan juga menjadi sebuah senjata yang dapat ditembakkan ke seluruh target di darat, air, maupun juga udara,” seperti yang diucapkan oleh Kapten AL Christopher Wells.

Kapten Wells juga mengklaim, LaWS adalah sebuah senjata yang dapat mampu mencapai target 50.000 kali lebih cepat jika dibandingkan dengan kecepatan Intercontinental Ballistic Missile System atau (ICBM). Memiliki sebuah kecepatan cahaya, laser tersebut juga menembakkan partikel bermuatan besar ke sasaran, seperti yang diungkapkan oleh Letnan AL Cale Hughes, kepala pengoperasian LaWS di USS Ponce.

Foton ini merupakan sebuah partikel elementer dalam fenomena elektromagnetik yang membawa residu radiasi, seperti halnya pada gelombang radio ataupun juga sinar-X. Foton berbeda halnya dengan partikel elementer lain, seperti elektron dan juga quark, karena ia tidak bermassa. Dan, dalam ruang vakum, foton ini mereka selalu bergerak dengan kecepatan cahaya.

Proyek Thor

Proyek Thor merupakan sebuah teknologi yang didesain oleh Jerry Pournelle yaitu pada tahun 1950-an, berbentuk sebuah alutsista yang dapat terbang secara statis di angkasa dan mampu menghancurkan target dari langit. Alutsista tersebut dapat menembakan sebuah proyektil berupa tombak berukuran enam meter dari angkasa ke sasaran yang nantinya hendak dituju.

Memanfaatkan energi kinetik dan juga teknologi Kinetic Energy Penetrator (KEP), tombak tersebut nantinya mampu untuk dapat menghasilkan kekuatan yang setara dengan nuklir, tanpa efek samping ledakan yang dihasilkan dari sebuah nuklir. Tombak tersebut juga mampu menembus ratusan meter ke kerak Bumi. Proyek tersebut sempat vakum selama beberapa dekade. Namun, pada masa pemerintahan Presiden George W Bush, proyek tersebut diduga kembali aktif untuk dapat dikembangkan. Kendati hal tersebut demikian, hingga saat ini, belum jelas apakah proyek tersebut memang telah terealisasi atau tidak.

Pesawat Terbang Induk

Jauh sebelum adanya helicarrier di film laga ataupun di komik Avengers yang ada di layar lebar, Amerika Serikat sendiri telah merancang alutsista berkonsep serupa yaitu pada 1920-an. Saat itu, Angkatan Laut AS telah mengeksplorasi potensi pesawat terbang induk taktis bermodel Zeppelin. Negeri Paman Sam yang berhasil memproduksi dua buah, USS Akron dan USS Makon, yang dimana masing-masing diawaki oleh 60 orang dan juga mampu membawa sejumlah pesawat terbang Sparrowhawk.

Namun akibat kegagalan teknis yang ada pada USS Akron dan juga USS Makon yang menelan korban jiwa, AS tidak lagi memproduksi pesawat semacam itu dan proyek pengembangan pesawat terbang induk pun pada akhirnya dihentikan. Akan tetapi, baru-baru ini, muncul sebuah rumor bahwa Defense Advanced Research Projects Agency atau (DARPA) AS membuka kembali proyek pengembangan pesawat tersebut. Saat ini, pesawat tersebut akan membawa pesawat tidak berawak alih-alih pesawat tempur yang berawak.

Disebut juga dengan program “Gremlins”, inisiatif DARPA yang berani melibatkan pesawat kargo C-130 yang dimodifikasi yang dilengkapi dengan pesawat tidak berawak yang mampu menembus pertahanan musuh yang tidak terdeteksi. Namun, seperti pada berbagai proyek DARPA pada umumnya, kabar tersebut sulit untuk diverifikasi secara independen.

Senapan PHASR

Para penggemar Star Trek mungkin mereka masih ingat dengan “Pasang phaser untuk melumpuhkan” dari serial yang pernah tayang di masa lalu. Ternyata, di masa kini sudah ada senjata yang mirip dengan alat tersebut. Sistem yang dimaksud dikenal sebagai senapan PHASR, atau sebuah singkatan dari Personnel Halting and Stimulation Response.

Sistem tersebut pada dasarnya adalah senapan laser yang tidak mematikan (non-lethal) yang dipakai untuk membutakan sasaran untuk sementara waktu agar nantinya tidak menerobos pembatas militer. Senjata tersebut tidak menyebabkan kerusakan menetap, tapi musuh atau sasaran hanya akan lunglai selama beberapa detik sehingga ada waktu untuk memeriksa keadaan dan ancaman.

Demikian itulah beberapa senjata rahasia milik Amerika Serikat yang diketahui dimiliki oleh negara adikuasa tersebut. Namun beberapa diantara senjata rahasia tersebut keberadaannya tidak diketahui atau di sembunyikan dan masih menjadi teori konspirasi hingga saat ini.

Krisis Hubungan Internasional

Krisis Hubungan Internasional

Perang adalah pernyataan terbuka yang dinyatakan ketika suatu negara, bersamaan dengan memburuknya hubungan diplomatik antara kekuatan-kekuatan global yang semakin sering terjadi di antaranya seperti hubungan AS dan Eropa versus Rusia Polemik ini berlangsung dan  menjadikan para pemimpin dunia tak saling percaya satu sama lain,  fenomena global  ini akan menyulitkan resolusi dan konflik.

Krisis Hubungan Internasional

Kita juga menyaksikan bagaimana jabatan-jabatan strategis yang berhubungan erat dengan isu ini seperti menteri luar negeri,menteri pertahanan, panglima militer, kepala badan intelijen nasional dan militer semuanya  dipegang oleh para hardliner. Itu adalah formasi tempur yang menunjukkan bahwasannya semua negara besar kini sudah bersiap untuk kemungkinan skenario terburuk dunia. Akibat formasi dan  distrust tempur itu kita menyaksikan  sendiri bagaimana pola-pola aliansi berkembang begitu pesat dan dinamis, dengan pendekatan yang semakin menjurus kepada kepentingan nasional.

Perubahan struktur kekuatan dunia tentu saja mengubah arah percaturan geopolitik. Dari transisi panjang dan gelap serta penuh dengan kekacauan menuju kepada  sebuah keseimbangan baru yang sedang terjadi. Kekuatan utama pada dunia tidak menemukan sebuah keseimbangan baru secara damai, maka peranglah selalu merupakan alternatif terbuka menyelesaikan krisis. Faktor terbesar yang memicu kemungkinan perang global terjadi salah satunya yaitu krisis ekonomi 2008 yang telah berkembang menjadi krisis multidimensi, termasuk juga politik dan keamanan. Dimulai juga oleh krisis keuangan Amerika Serikat bahkan mulai melumpuhkan sendi-sendi sistem global lainnya.

Faktor-faktor yang menyebabkan krisis hubungan internasional 

Krisis istilah yang populer juga tidak memiliki definisi tunggal. Krisis internasional itu sendiri adalah interaksi pemerintah atau dua negara lebih dalam keadaan konflik yang parah, mungkin tidak sampai menimbulkan perang tetapi memunculkan anggapan perang besar bisa saja terjadi. Faktor penyebab diantaranya :

Berlomba Memperkuat Militer Dan Persenjataan

Pertahana Militer Suatu Negara

Negara-negara maju saling berlomba-lomba memperkuat ketahanan militer dan persenjataan. Karena itu mereka saling mencurigai satu sama lain dan pada  akhirnya negara-negara tersebut  saling memperkuat pertahanan  militer dan persenjataannya.

Amerika Serikat yang menempati posisi pertama. Kemudian disusul oleh negara Rusia, Prancis, India dan China di posisi kelima. Artinya, penetapan urutan kekuatan militer tak hanya berpatokan oleh jumlah persenjataan atau juga besaran pengeluaran untuk pertahanan. Ada anggapan yang menyatakan  bahwa anggaran pertahanan militer yang besar otomatis menunjukkan kekuatan militer negara tersebut. Datangnya anggaran pertahanan  yang dialokasikan untuk peningkatan kapasitas militer suatu negara dari segi teknologi tempur dan armada. Padahal tidak semuanya  demikian  Anggaran pertahanan Saudi  yang menempati urutan ke-3 dunia. Namun faktanya, kekuatan militer mereka secara umum masih jauh dibawah dari negara Mesir, Pakistan, dan musuh bebuyutannya yaitu Iran.

Padahal setiap tahunnya  Arab Saudi menganggarkan  dana sebesar 56,7 miliar dolar AS untuk pertahanan mereka. Sedangkan Pakistan hanya mengeluarkan anggaran sebesar 7 miliar dolar AS, tetapi  menduduki urutan ke-13 negara dengan militer terkuat di dunia. Bahkan untuk Mesir mereka hanya mengeluarkan anggaran  4,3 miliar dan berada di posisi ke-10 sedangkan Arab Saudi berada di bawah di urutan ke-24. Contoh lainnya adalah, kekuatan angkatan laut milik  Korea Utara yang unggul namun hanya menduduki urutan ke-23. Sedangkan  untuk Turki yang berada urutan ke-13 untuk kekuatan angkatan lautnya, secara umum mereka memimpin pada posisi ke- 8 sebagai negara dengan militer terkuat di dunia

Persekutuan Beberapa Negara Eropa 

Dengan adanya pertentangan terjadi, beberapa negara khususnya di Eropa akhirnya mereka membentuk aliansi. Pada tahun 1882, terbentuk Aliansi Tiga yang terdiri dari berbagai negara yaitu Austria-Hongaria, Jerman, dan Italia.

Kemudian disusul pada tahun 1907, negara seperti Prancis, Inggris, dan Rusia membentuk aliansi yang bernama Entente Tiga. Aliansi tersebut terbentuk karena ada rasa ketakutan juga ambisi yang dimiliki pada tiap aliansi. Federasi yaitu bentuk dari sistem pemerintahan ketika beberapa negara bekerja sama  membentuk kesatuan, mereka disebut sebagai negara federal. Negara juga berarti berarti orang atau sekelompok orang yang bekerja bersama untuk mencapai beberapa tujuan umum. Selain itu  dapat mengacu kepada beberapa negara, seperti negara-negara bersama yang melawan blok sentral seperti Jerman, Austria-Hongaria, Kesultanan Utsmaniyah dan Bulgaria ada juga negara-negara yang termasuk blok poros  yaitu Nazi Jerman, Italia, Jepang dan Uni Soviet.

Adanya Pertentangan-Pertentangan Akibat Ekspansi

Mempertahankan Suatu Wilayah

Ekspansi itu sendiri artinya perluasan suatu wilayah atau negara dengan tujuan untuk menduduki sebagian atau seluruhnya wilayah di negara lain disebut juga  perluasan daerah contohnya dalam Perang Dunia II ada beberapa negara di Asia Tenggara menjadi sasaran politik Jepang. Ekspansi adalah sebuah tindakan yang bertujuan menjadi lebih besar atau menjadi lebih luas.

Jika melihat pada sejarah dulu  Syiria, Persia dan Mesir dalam kurun waktu yang cukup singkat, dalam kurun waktu sepuluh tahun kepemimpinan Umar ra negara Islam yang kalah pada saat itu  menjadi negara adikuasa pada masa nya.  Akibat dari kegiatan ekspansi tersebut  pada awal  perkembangan Islam, khususnya pada saat masa  pemerintahan Umar,  Islam sempat dituduh  menyebarluaskan dirinya melalui ujung pedang. 

Perbedaan Ideologi Suatu Negara 

Ideologi itu sendiri adalah suatu ide atau berupa gagasan. Ideologi dianggap juga  sebagai salah satu visi yang sifatnya komprehensif Ideologi pemikiran abstrak  yang diterapkan kepada masalah publik sehingga membuat konsep ini menjadi  salah satu inti politik. Setiap pemikiran politik yang mengikuti ideologi walaupun tidak semua nya diletakkan sebagai sistem. Contoh nya  ideologi Komunisme dan Sosialisme sering disamakan, padahal keduanya sangat berbeda. Seperti Ideologi sosialisme yang sangat populer di negara Arab pada tahun 1980 dan di Irak keduanya yang menganut kesamaan ideologi telah menjadi musuh Amerika Serikat dan sekutunya yang memiliki paham Demokrasi-Kapitalis.

Pada tahun 2000, revolusi sosialisme yang disukai juga oleh rakyat di Benua Amerika Selatan. Memunculkan para pemimpin-pemimpin dengan paham sosialis di Venezuela,Kuba dan Bolivia. Tiga negara di wilayah Amerika Selatan mengalami peningkatan politik dan ekonomi setelah kepemimpinannya oleh presiden sosialis. Walaupun kemudian Venezuela jatuh setelah diberi sanksi ekonomi dari Barat.

Perampasan Sumber Daya Alam Suatu Negara 

Perang Suriah Terkini

Jika kalian tahu, bahwasannya Sumber Daya Alam atau SDA yang kita ketahui ini ada yang memang bisa untuk diperbaharui dan ada juga yang tidaklah bisa untuk di perbaharui. Misalnya saja pada sebuah kekayaan alam, dimana akan terus ada selama penggunaannya itu teratur dan masih dibatasi oleh nalar kalian selaku pengguna dari Sumber Daya Alam itu sendiri. Sebagai contoh : Tumbuhan, Hewan, Air, Mikroorganisme dan beberapa contoh lainnya lagi.

Keinginan suatu negara untuk memiliki keseluruhan sumber daya alam suatu negara biasanya menjadi salah satu faktor yang menyebabkan krisis hubungan terjadi antara kedua belah negara atau lebih, hal ini juga menyangkut kepada perampasan suatu negara. Akuisisi lahan salah satunya bisa menjadi faktor atau fenomena global yang berlangsung secara luas dengan melibatkan beberapa aktor lintas negara dan benua. Beragam studi menyebut masih masifnya akuisisi lahan terutama di negara-negara Amerika Latin, Afrika dan juga Asia. Saat ini, fenomena akuisisi memiliki dampak serius tersebut tidak dibicarakan secara transparan dan seringkali ditutupi sebagai sebuah investasi antar negara belaka.  

Theme: Overlay by Kaira Extra Text
Cape Town, South Africa